Rekonsiliasi Kraton Surakarta Ricuh

senin, 04 juni 2012 | 18:51 WIB

Rekonsiliasi Kraton Surakarta Ricuh
Seoarang kerabat keraton terjatuh saat terjadi pertikaian antara dua kerabat keraton, sebelum penandatanganan nota kesepahaman dalam rangka proses rekonsiliasi Keraton Surakarta yang akan dilaksanakan, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, 4 Juni 2012. Rekonsiliasi tersebut menetapkan Sinuhun Pakubuwono XIII sebagai Raja dan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Panembahan Agung Tedjowulan sebagai Patih, setelah terjadinya konflik dualisme di dalam kraton Surakarta Hadiningrat selama 8 tahun. TEMPO/Imam Sukamto
  • Rekonsiliasi Kraton Surakarta Ricuh
  • Rekonsiliasi Kraton Surakarta Ricuh
  • Rekonsiliasi Kraton Surakarta Ricuh
  • Rekonsiliasi Kraton Surakarta Ricuh
  • Rekonsiliasi Kraton Surakarta Ricuh
  • Rekonsiliasi Kraton Surakarta Ricuh

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan