Pengungsi Korban Gempa Cianjur Bertambah menjadi 61.908 Orang

Sejumlah pengungsi akibat gempa bumi magnitudo 5,6 melakukan ibadah salat magrib di tenda pengungsian Desa Ciputri, Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu 23 November 2022. Sebanyak 2.000 warga di kawasan tersebut mengungsi di tenda karena hampir 80 persen rumah rusak serta masih seringnya potensi gempa bumi susulan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Sejumlah pengungsi akibat gempa bumi magnitudo 5,6 melakukan ibadah salat magrib di tenda pengungsian Desa Ciputri, Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu 23 November 2022. Sebanyak 2.000 warga di kawasan tersebut mengungsi di tenda karena hampir 80 persen rumah rusak serta masih seringnya potensi gempa bumi susulan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

24 November 2022 00:00 WIB

Warga korban gempa saat hujan turun  berada ditenda yang didirikan didepan rumah mereka di Desa Sarabad Kec. Cugenang kabupaten Cianjur, 23 November 2022. Warga korban gempa Cianjur yang rumah mereka rusak parah mendirikan tenda darurat dengan menggunakn bahan seadanya saat hujan turun. Tempo/Amston Probel
Warga korban gempa saat hujan turun berada ditenda yang didirikan didepan rumah mereka di Desa Sarabad Kec. Cugenang kabupaten Cianjur, 23 November 2022. Warga korban gempa Cianjur yang rumah mereka rusak parah mendirikan tenda darurat dengan menggunakn bahan seadanya saat hujan turun. Tempo/Amston Probel

24 November 2022 00:00 WIB

Kondisi tenda pengungsian darurat, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu 23 November 2022. Pada pukul 17.00 WIB Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbaharui data warga yang terdampak gempa Magnitudo 5,6 di Cianjur,  per sore ini ada 61.908 orang yang mengungsi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Kondisi tenda pengungsian darurat, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu 23 November 2022. Pada pukul 17.00 WIB Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbaharui data warga yang terdampak gempa Magnitudo 5,6 di Cianjur, per sore ini ada 61.908 orang yang mengungsi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

24 November 2022 00:00 WIB

Pengungsi akibat gempa bumi magnitudo 5,6 berada dalam tenda terpal di Desa Ciputri, Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu 23 November 2022. Sebanyak 2.000 warga di kawasan tersebut mengungsi di tenda karena hampir 80 persen rumah rusak serta masih seringnya potensi gempa bumi susulan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Pengungsi akibat gempa bumi magnitudo 5,6 berada dalam tenda terpal di Desa Ciputri, Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu 23 November 2022. Sebanyak 2.000 warga di kawasan tersebut mengungsi di tenda karena hampir 80 persen rumah rusak serta masih seringnya potensi gempa bumi susulan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

24 November 2022 00:00 WIB

Seorang anak berada di tenda pengungsian darurat, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu 23 November 2022. Pada pukul 17.00 WIB Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbaharui data warga yang terdampak gempa Magnitudo 5,6 di Cianjur,  per sore ini ada 61.908 orang yang mengungsi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Seorang anak berada di tenda pengungsian darurat, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu 23 November 2022. Pada pukul 17.00 WIB Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbaharui data warga yang terdampak gempa Magnitudo 5,6 di Cianjur, per sore ini ada 61.908 orang yang mengungsi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

24 November 2022 00:00 WIB

Sejumlah pengungsi akibat gempa bumi magnitudo 5,6 melaksanakan ibadah salat magrib di tenda pengungsian Desa Ciputri, Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu 23 November 2022. Sebanyak 2.000 warga di kawasan tersebut mengungsi di tenda karena hampir 80 persen rumah rusak serta masih seringnya potensi gempa bumi susulan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Sejumlah pengungsi akibat gempa bumi magnitudo 5,6 melaksanakan ibadah salat magrib di tenda pengungsian Desa Ciputri, Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu 23 November 2022. Sebanyak 2.000 warga di kawasan tersebut mengungsi di tenda karena hampir 80 persen rumah rusak serta masih seringnya potensi gempa bumi susulan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

24 November 2022 00:00 WIB