Sebuah perahu nelayan melewati busa limbah di Banjir Kanal Timur (BKT) Marunda Jakarta Utara, Minggu (11/12). Sejumlah kalangan baik dari pihak pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat sudah mengeluhkan tercemarnya sungai-sungai di ibukota, namun hingga kini belum ada langkah nyata pencegahan sungai-sungai tersebut. TEMPO/ Arie Basuki

Perahu nelayan melewati busa limbah di Banjir Kanal Timur (BKT) Marunda, Jakarta Utara, Minggu (11/12). Sejumlah kalangan baik dari pihak pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat sudah mengeluhkan tercemarnya sungai-sungai di ibukota, namun hingga kini belum ada langkah nyata pencegahan sungai-sungai tersebut. TEMPO/ Arie Basuki

Seorang nelayan melewati busa limbah di Banjir Kanal Timur (BKT) Marunda, Jakarta Utara, Minggu (11/12). Sejumlah kalangan baik dari pihak pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat sudah mengeluhkan tercemarnya sungai-sungai di ibukota, namun hingga kini belum ada langkah nyata pencegahan sungai-sungai tersebut. TEMPO/ Arie Basuki

Sebuah perahu nelayan melewati busa limbah di Banjir Kanal Timur (BKT), Marunda, Jakarta Utara, Minggu (11/12). Sejumlah kalangan baik dari pihak pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat sudah mengeluhkan tercemarnya sungai-sungai di ibukota, namun hingga kini belum ada langkah nyata pencegahan sungai-sungai tersebut. TEMPO/ Arie Basuki

Banjir Kanal Timur (BKT) yang di penuhi busa limbah, Marunda, Jakarta Utara, Minggu (11/12). Sejumlah kalangan baik dari pihak pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat sudah mengeluhkan tercemarnya sungai-sungai di ibukota, namun hingga kini belum ada langkah nyata pencegahan sungai-sungai tersebut. TEMPO/ Arie Basuki

Nelayan menjala ikan di Banjir Kanal Timur (BKT) yang di penuhi busa limbah, Marunda, Jakarta Utara, Minggu (11/12). Sejumlah kalangan baik dari pihak pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat sudah mengeluhkan tercemarnya sungai-sungai di ibukota, namun hingga kini belum ada langkah nyata pencegahan sungai-sungai tersebut. TEMPO/ Arie Basuki