Petugas mengevakuasi korban tewas jatuhnya helikopter jenis Mi-17 milik TNI AD di Bandara Juata, Tarakan, Kaltim, Minggu (10/11). ANTARA/Siyah

Petugas mengevakuasi korban tewas jatuhnya helikopter jenis Mi-17 milik TNI AD di Bandara Juata, Tarakan, Kaltim, Minggu (10/11). ANTARA/Siyah

Keluarga korban jatuhnya helikopter jenis Mi-17 milik TNI AD menunggu jenazah keluarganya di Bandara Juata, Tarakan, Kaltim, Minggu (10/11). Helikopter Mi-17 milik TNI AD yang mengangkut delapan personel TNI, 13 warga sipil dan bahan bangunan untuk membangun pos perbatasan Indonesia-Malaysia jatuh di kawasan Punjungan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara pada Sabtu (9/11). ANTARA/Siyah

Petugas TNI mendata keluarga korban tewas jatuhnya helikopter jenis Mi-17 milik TNI AD di Bandara Juata, Tarakan, Kaltim, Minggu (10/11). ANTARA/Siyah

Seorang bocah keluarga korban jatuhnya helikopter jenis Mi-17 milik TNI AD berjalan diantara peti mati yang telah disiapkan di Bandara Juata, Tarakan, Kaltim, Minggu (10/11). 13 orang dilaporkan meninggal dunia dan enam lainnya luka-luka. ANTARA/Siyah