Keluarga menunjukkan foto Arisa Mafira alias Icha (16) yang diduga salah satu korban kecelakaan kereta jurusan Tanah Abang-Serpong, saat menunggu di ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (9/12). Saat ini sejumlah jenazah korban kecelakaan tersebut masih diidentifikasi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Petugas Disaster Victim Identivication (DVI) Indonesia mencari data korban dari keluarga yang diduga salah satu korban kecelakaan KRL jurusan Tanah Abang-Serpong, di ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (9/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Suroyo (kanan) paman korban memperlihatkan foto dari masinis KRL, Darman Prasetyo salah satu korban kecelakaan Kereta jurusan Tanah Abang-Serpong, di ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (9/12). Sejumlah korban masih diidentifikasi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Petugas Disaster Victim Identivication Indonesia mencari data korban dari Keluarga yang diduga korban kecelakaan Kereta jurusan Tanah Abang-Serpong, saat menunggu di ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (9/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Keluarga korban kecelakaan KRL jurusan Tanah Abang-Serpong, saat menunggu di ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (9/12). Sejumlah jenazah korban kecelakaan tersebut masih diidentifikasi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Petugas Disaster Victim Identivication (DVI) Indonesia memberikan penjelasan terhadap sejumlah keluarga korban kecelakaan Kereta jurusan Tanah Abang-Serpong, saat menunggu di ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (9/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho