Keluarga korban histeris usai melihat jasad korban tewas tabrakan KRL dengan truk tangki BBM di Ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (10/12). Sebanyak 5 jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Salah satu keluarga korban kecelakaan KRL dengan truk tangki BBM histeris saat melihat jasad keluarganya di Ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (10/12). Sebanyak 5 jenazah tersebut diserahkan kepada pihak keluarga. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Salah satu keluarga korban tewas kecelakaan maut KRL dengan truk tangki BBM di Bintaro, histeris usai melihat jasad keluarganya di Ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (10/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Keluarga korban menunggu jasad korban yang tewas akibat kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) dengan Truk Tangki Bahan Bakar Minyak di Ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (10/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Petugas membawa peti jenazah korban yang tewas akibat kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) dengan Truk Tangki Bahan Bakar Minyak di Ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (10/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Keluarga korban histeris usai melihat jasad keluarganya yang menjadi korban tabrakan Kereta KRL dengan Truk Tangki BBM di Ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (10/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho