Mantan bupati Karanganyar Rina Iriani sedang mengajar di SDN 2 Gaum, Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah, (17/12). Hari ini, Rina seharusnya menjalani pemeriksaan di Kejati Jawa Tengah, setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan Griya Lawu Asri. TEMPO/Ukky Primartantyo

Rina Iriani, mantan bupati Karanganyar, sedang mengajar pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 3 SDN 2 Gaum, Tasikmadu, Karanganyar, (17/12). Kejati Jawa Tengah menetapkan Rina sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan Griya Lawu Asri, yang merugikan negara Rp 18,4 miliar. TEMPO/Ukky Primartantyo

Mantan bupati Karanganyar Rina Iriani tidak canggung mengajar murid SDN 2 Gaum, Tasikmadu, Karanganyar, (17/12). Rina memilih mengajar daripada memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah hari ini. TEMPO/Ukky Primartantyo

Rina Iriani memberikan penjelasan kepada siswanya di SDN 2 2 Gaum, Tasikmadu, Karanganyar, (17/12). Rina menolak memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan memilih mengajar. TEMPO/Ukky Primartantyo

Rrina Iriani menyiapkan bahan-bahan untuk mengajar di ruang guru SDN 2 Gaum, Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah, (17/12). Rina ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Jawa Tenga dalam kasus duagaan korupsi pembangunan Griya Lawu Asri. TEMPO/Ukky Primartantyo

Mantan bupati Karanganyar Rina Iriani sedang mengajar Bahasa Indonesia di SDN 2 Gaum, Tasikmadu, Karanganyar, (17/2). Rina menolak datang ke kejati Jawa Tengah untuk menjalani pemeriksaan, dalam dugaan korupsi pembangunan Griya Lawu Asri. TEMPO/Ukky Primartantyo