Seorang anak menghitung uang koin yang didapatkan dari hasil mengemis di di Madinah Gounass pinggiran Dakar, Senegal (24/9). Setiap harinya anak ini mempunyai target pendapatan 300cfa, sekitar Rp. 7.600.(AP Photo/Rebecca Blackwell)

Seorang anak meminta-minta kepada pengendara mobil yang berhenti di tempat pengisian bahan bakar di Medina Gounass, Senegal (24/9). Bocah ini merupakan pelajar sebuah pondok pesantren yang dikenal juga dengan istilah Talibe. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Sejumlah pelajar pesantren tidur berjejalan di ruangan sempit yang juga dijadikan ruang kelas dan tempat beristirahat di surau kecil di Medina Gounass, Senegal (24/9). Para pelajar ini bangun sebelum subuh untuk belajar lalu menghabiskan waktu mengemis di jalanan untuk mendapatkan uang dan makanan. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Seorang pengemis anak beristirahat sebelum berkeliling untuk meminta-minta di sebuah emperan bangunan di Medina Gounass, Senegal (24/9). Uang dan makanan yang mereka peroleh juga diberikan kepada pengajar mereka yang dikenal dengan istilah Marabout. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Seorang pelajar pesantren dengan luka di lututnya berusaha mengapalkan ayat-ayat Al-Quran di sebuah surau di Medina Gounass, Senegal (19/12). Pesantren ini hanya mengajarkan hapalan ayat-ayat Al-Quran dan pelajaran agama dan tidak mengajarkan pelajaran lainnya. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Seorang anak diminta mengerjakan sebuah tugas sebelum mendapatkan imbalan uang receh dari seorang pria di Medina Gounass, Senegal (24/9). Sebagian besar marbout, atau guru mengaji mereka akan menghukum mereka jika tidak mencapai kuota mengemis harian. (AP Photo/Rebecca Blackwell)