Anggota Satpol-PP mencokok seorang warga yang menyalakan petasan saat merayakan tahun baru di Banda Aceh (31/12). Pemerintah Aceh meminta warga di provinsi itu agar tidak merayakan malam pergantian tahun, karena dinilai tidak sesuai dengan syariah dan tradisi orang Aceh. TEMPO/Fahreza Ahmad

Personil Satpol PP bersama Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh mengamankan seorang warga yang membakar kembang api pada malam pergantian tahun masehi di Banda Aceh, Aceh (1/1). Muspida Kota Banda Aceh dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) melarang perayaan pergantian tahun masehi 2013 ke 2014 bagi warga muslim di provinsi yang telah memberlakukan hukum Syariat Islam itu. ANTARA/Irwansyah Putra

Anggota Satpol-PP menyita terompet tahun baru yang diperjual-belikan di Banda Aceh jelang perayaan tahun baru (31/12). Pemerintah Aceh meminta warga di provinsi itu agar tidak merayakan malam pergantian tahun, karena dinilai tidak sesuai dengan syariah dan tradisi orang Aceh. TEMPO/Fahreza Ahmad

Anggota Polisi Wanita berjaga jelang pergantian tahun baru di Banda Aceh (31/12). Pemerintah Aceh meminta warga di provinsi itu agar tidak merayakan malam pergantian tahun, karena dinilai tidak sesuai dengan syariah dan tradisi orang Aceh. TEMPO/Fahreza Ahmad

Personil Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) mengamankan sejumlah perempuan yang terjaring razia di tempat hiburan pada malam pergantian tahun masehi di Banda Aceh, Aceh (1/1). Muspida kota Banda Aceh dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) melarang perayaan pergantian tahun masehi 2013 ke 2014 bagi warga muslim di provinsi yang telah memberlakukan hukum Syariat Islam itu. ANTARA/Irwansyah Putra

Wakil Walikota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal (kiri) bersama Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Moffan (tengah) dan Waka Polresta Banda Aceh AKBP Sugeng Hadi (kanan) melihat kembang api yang diamankan petugas pada malam pergantian tahun baru/masehi di Banda Aceh (1/1). ANTARA/Irwansyah Putra