Kiai Sahal Mahfudz meninggal pada Jumat, 24 Januari 2014 dinihari pukul 01.05 WIB di kediamannya, Komplek Pesantren Maslakhul Huda, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini meninggal pada usia 77 tahun akibat gangguan jantung dan paru-paru yang sudah lama dideritanya. TEMPO/Budi Purwanto

KH Sahal Mahfudz memberi sambutan pada acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, (19 April 2002). Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsyudi Suhud mengatakan "Sebagai orang nomor satu di NU dan MUI, Sahal telah berperan banyak dalam membawa arah umat Islam Indonesia ke arah yang jelas". TEMPO/ Hendra Suhara

Seorang anggota PBNU mencium tangan Sahal Mahfudz dalam acara pengumuman dan pembacaan pengurus baru PBNU di Jakarta (19 April 2010). Almarhum akan dimakamkan hari ini pukul 09.00 WIB di kompleks pemakaman Mutamakin yang letaknya tidak jauh dari komplek Pondok Pesantren Maslakhul Huda di Pati, Jawa Tengah. TEMPO/ Seto Wardhana

Marsyudi mengatakan Sahal merupakan tokoh ulama multizaman yang mampu mengemukakan pemikiran yang bisa diterima oleh semua generasi meskipun pemikirannya sudah disampaikan sejak lama. "Pengetahuan dan penguasaannya atas fiqih sosial, kenegaraan, dan ekonomi sangat luas," kata Marsyudi. TEMPO/Hendra Suhara

Rais Am PBNU K.H. Sahal Mahfudz menyampaikan pidato sambutan sebelum peresmian pembukaan Muktamar ke-32 NU di Gedung Celebes Convention Center, Makassar, Sulawesi Selatan (23 Maret 2010). TEMPO/ Zulkarnain

KH. Sahal Mahfudz saat diwawancarai di rumahnya, di Desa Kajen, Pati, Jawa Tengah (1989). TEMPO/Bandelan Amaruddin