Kepulan asap dari hutan terbakar terlihat di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, Riau (28/2). Kebakaran di kawasan konservasi yang diakui oleh UNESCO itu diduga karena perambahan dan pembalakan liar. ANTARA/Lanud Roesmin Nurjadin

Api dan asap terlihat dari dari hutan yang terbakar di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, Riau (28/2). ANTARA/Satgas Bencana Asap Riau/

Kepulan asap dari hutan terbakar tertangkap dari kamera pesawat tempur Hawk 209 Lanud Roesmin Nurjadin di Kabupaten Bengkalis, Riau (27/2). ANTARA/Lanud Roesmin Nurjadin

Hutan terbakar terlihat dipenuhi asap di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, Riau (28/2). ANTARA/Satgas Bencana Asap Riau

Hutan gundul akibat terbakar terlihat di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, Riau (28/2). ANTARA/Satgas Bencana Asap Riau

Komandan Korem 031/WB Brigjen Prihadi Agus (kanan), Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Kol. Pnb. Andyawan (tengah), dan Direktur Bantuan Darurat BNPB Hermansyah berdiskusi merencanakan pemadaman di Posko Tanggap Darurat Asap di Pekanbaru (28/2). Penanggulangan kebakaran dan asap di Riau mengerahkan sekitar 1.500 personel gabungan untuk pemadaman dari darat, sambil menunggu kepastian datangnya pesawat pembom air bantuan BNPB pada pekan depan. ANTARA/FB Anggoro