Selasa, 17 September 2019

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad (kanan) bersama Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo dalam sesi tanya jawab di gedung KPK, Jakarta, 22 Agustus 2013. Pada 21 Agustus 2014, KPK menetapkan Hadi Purnomo Sebagai tersangka kasus korupsi. TEMPO/Dhemas Reviyanto Admotjo

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo di kantor redaksi Tempo, Jakarta, 9 September 2013. Pria kelahiran Pamekasan, jawa Timur ini pernah menjabat sebagai Direktur Jendral Pajak tahun 2001. TEMPO/Ratih Purnama

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo seusai memberikan Laporan Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2010 di Gedung MPR/DPR, Jakarta, 5 April 2011. Pria kelahiran 1947 yang juga mantan Dirjen Pajak, mulai menjabat sebagai ketua BKP pada 21 Oktober 2009. TEMPO/Imam Sukamto

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Hadi Purnomo pada acara Penyerahan Sertifikat Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak di Jakarta, 29 September 2002. Diketahui selama menjabat sebagai Dirjen Pajak, Hadi Purnomo berhasil menaikkan pendapatan negara setara Rp 1.200 trilliun. Dok.TEMPO/Budi Yanto

Mantan Ketua KPK Muhamamd Busyro Muqoddas (kiri) dan Ketua BPK Hadi Purnomo sebelum rapat kerja dengan Tim Pengawas Century DPR, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, 2 Februari 2011. Pada 2010, KPK pernah memeriksa harta Purnomo yang mencapai lebih dari Rp 26 miliar dan $50.000. TEMPO/Imam Sukamto

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hadi Poernomo saat menjawab pertanyaan wartawan di kantor BPK, Jakarta, (21/4). Pada 21 April 2014, Hadi Poernomo resmi pensiun sebagai Ketua BPK. Tempo/Tony Hartawan


  • BPK