Umat dan pengunjung menerbangkan lampion seusai mengikuti perayaan Detik-detik Waisak 2558BE/2014 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, (15/5). Detik-detik Waisak adalah puncak perayaan Tri Hari Suci Waisak. TEMPO/Suryo Wibowo

Dua umat bersiap menerbangkan lampion, usai merayakan Detik-detik Waisak di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, (15/5). Sebanyak 1250 lampion diterbangkan setelah melakukan prosesi doa Pradaksina atau mengelilingi candi searah jarum jam. TEMPO/Suryo Wibowo

Suasana perayaan Detik-detik Waisak 2558BE/2014 pada pukul 2:15:37 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, (15/5). Umat Budha memperingati hari lahir, hari kematian, dan hari saat Sang Buddha Gautama mendapat pencerahan mencapai nirvana. TEMPO/Suryo Wibowo

Biksu-biksu dan ratusan umat melakukan doa Pradaksina mengelilingi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, (15/5). Prosesi doa Pradaksina atau mengelilingi candi searah jarum jam dilakukan sebanyak tiga kali. TEMPO/Suryo Wibowo

Ratusan umat melakukan doa Pradaksina mengelilingi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, (15/5). Mereka berdoa untuk kedamaian dan kesejahteraan manusia. TEMPO/Suryo Wibowo

Sejumlah umat berdoa di depan lilin saat perayaan Detik-detik Waisak 2558BE/2014 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, (15/5). Umat Budha menyambut Hari Suci Waisak yang memperingati hari lahir, hari kematian, dan hari saat Sang Buddha Gautama mendapat pencerahan. TEMPO/Suryo Wibowo