Patricia Favero, asosiasi konservator di The Phillips Collection, menunjukan gambar seorang pria ditemukan di bawah salah satu karya pertama Picasso, "The Blue Room," di Washington (10/6). AP/ Evan Vucci

Lukisan Picasso The Blue Room, yang dibuat pada tahun 1901, dimana para ilmuwan dan ahli seni telah menemukan sebuah lukisan yang tersembunyi di bawah lukisan itu, mengungkapkan seorang pria busur diikat dengan wajah menempel di tangannya, dengan tiga cincin di jari-jarinya. AP/The Phillips Collection

Patricia Favero, asosiasi konservator di The Phillips Collection, memasang kamera inframerah untuk melihat gambar seorang laki-laki ditemukan di bawah salah satu karya pertama Picasso, "The Blue Room," di Washington (10/6). AP/ Evan Vucci

"The Blue Room," salah satu karya pertama Pablo Picasso sedang diteliti oleh para ahli seni karena ditemukan lukisan dibawah lukisan tersebut di The Phillips Collection, di Washington (10/6). Ini adalah misteri yang memicu penelitian baru tentang 1901 lukisan yang dibuat pada awal karir Picasso ketika ia bekerja di Paris pada awal periode biru khas nya mata pelajaran melankolis. AP/ Evan Vucci

"The Blue Room," salah satu karya pertama Pablo Picasso berada di bawah mikroskop saat dilakukan penelitian terhadap salah satu lukisan tersebut di The Phillips Collection, di Washington (10/6). Para ilmuan dan ahli seni dengan menggunakan inframerah mengungkapkan seorang pria diikat dengan wajah menempel di tangannya, dengan tiga cincin di jari-jarinya AP/ Evan Vucci

Patricia Favero, asosiasi konservator The Phillips Collection, menunjuk gambar seorang pria ditemukan di bawah salah satu karya pertama Picasso "The Blue Room" di Washington (10/6). Para ilmuwan dan ahli seni telah menemukan sebuah lukisan yang tersembunyi di bawah lukisan itu. AP/Evan Vucci