Sebuah pamflet tanda libur terpasang di salah satu wisma di lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, 27 Juni 2014. Menjelang datangnya bulan Ramadhan 1435 H, seluruh wisma yang tergabung dalam Front Pekerja Lokalisasi (FPL) di Gang Dolly dan Jarak hentikan operasional bisnis prostitusi terbesar di Indonesia ini. TEMPO/Fully Syafi

Pamflet tanda libur menempel di pinyu masuk wisma di lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, 27 Juni 2014. Seluruh PSK dari luar Surabaya telah di pulangkan oleh pemilik wisma. TEMPO/Fully Syafi

Pengendara melintas dikawasan lokalisasi yang lengang di Gang Dolly, Surabaya, 27 Juni 2014. FPL dan seluruh wisma sepakat, akan beroperasi kembali tanggal 1 Agustus 2014, tanpa mengindahkan deklarasi penutupan oleh Pemerintah Kota Surabaya. TEMPO/Fully Syafi

Pamflet tanda libur terpasang di tiang bangunan wisma di lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, 27 Juni 2014. TEMPO/Fully Syafi

Sebuah pamflet tanda libur terpasang di salah satu wisma di lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, 27 Juni 2014. TEMPO/Fully Syafi