Cagar Alam Tsingy de Bemaraha, Madagaskar. Ditetapkan oleh UNESCO menjadi situs warisan dunia pada tahun 1990. Cagar alam ini terletak 80 km di barat pantai Madagaskar. Cagar alam ini terkenal dengan deretan batu kapur yang terlihat seperti jarum, dengan tebing-tebing curam, dan menjulang tinggi sekitar 300-400 m di atas sungai Manambolo. AP/Fotolia

Pusat Sejarah Bukhara, di Uzbekistan. UNESCO menetapkan tempat ini sebagai situs warisan dunia pada tahun 1993. Terletak di Jlaur Sutra, Bukhara adalah contoh paling komplit kota abad pertengahan di Asia Tengah, termasuk makam Ismail Samani, dan manara masjid Poi-Kalyan dari abad ke-11. AP/Fotolia

Situs Arkeologi Cyrene, di Libia. UNESCO menetapkan tempat ini sebagai situs warisan dunia pada 1982. Dulu, Cyrene menjadi pusat bagi kota-kota Hellenik. Dikuasai oleh Romawi dan menjadi ibu kota hingga gempa bumi melanda pada tahun 365 SM. Sejarah ribuan tahun terukir di reruntuhan kota ini. AP/Fotolia

Humberstone and Santa Laura Saltpetre Works, di Cile. UNESCO menetapkan tempat ini sebagai situs warisan dunia pada tahun 2005. Kota hantu ini merupakan peninggalan dari kota nitrat yang dibangun pada abad ke-19. Kota ini ditinggalkan pada abad ke-20, dan dibuka kembali sebagai tempat tujuan wisata. AP/Fotolia

Lanskap budata Salzkammergut, di Austria. UNESCO menetapkan tempat ini sebagai situs warisan budaya pada 1997. Wilayah resort di Austria, yang memiliki kekayaan simpanan garam. Kekayaan daerah ini telah memungkinkan pembangunan aristektur-arsitektur yang indah di kota Hallstatt berlatar belakang Pegunungan Dachstein yang terkenal memiliki banyak goa. AP/Fotolia

Quseir Amra, di Yordania. UNESCO menetapkan tempat ini sebagai situs warisan dunia pada 1985. Benteng di tengah gurun dari abad ke-8 ini masih terawat dengan baik. Kaya dekorasi, dengan mural figuratif yang menggambarkan seni sekuler pada masa tersebut. AP/Fotolia