Herve Gourdel (tengah), warga Prancis yang diculik, berlutut di depan militan bertopeng dalam video yang dirilis 24 September 2014. Militan Aljazair telah memenggal Herve Gourdel, yang diculik Ahad lalu dalam rekaman video yang mirip dengan pemenggalan militan ISIS di Irak. REUTERS/SITE Intel Group

Herve Gourdel (tengah) duduk di antara dua militan bertopeng dalam video yang dirilis 22 September 2014. Militan Aljazair menyatakan penculikan ini sebagai respon terhadap Prancis yang terlibat dalam penumpasan ISIS di Irak. REUTERS/The Caliphate Soldiers

Kelompok yang menamakan dirinya Jund al-Khilafah, atau Tentara Kalifah, menodongkan senapan kepada Herve Gourdel sebelum dipenggal. Kelompok ini sempat membacakan pesan dalam bahasa Arab sebelum memenggal Gourdel. AP

Foto pemandu wisata alam Herve Gourdel (55 tahun) terpasang bersama bendera Prancis di luar balai kotaSaint-Martin-Vesubie, Prancis, 24 September 2014. REUTERS/Patrice Massante

Wali kota Saint-Martin-Vesubie, Henri Giuge, (depan kedua kanan), bersama warga membawa poster "Mendukung Herve Gourdel", dalam aksi demo di Saint-Martin-Vesubie, 23 September 2014. JEAN CHRISTOPHE MAGNENET/AFP/Getty Images

Presiden Prancis Francois Hollande berbicara kepada media in New York, setelah kabar pemenggalan Herve Gourdel tersebar, 24 September 2014. REUTERS/Alain Jocard/Poo