Tiga bangbarongan mulai kerasukan dalam Festival Reak Kuda Lumping di lapangan Kampung Jati, Cibiru, Bandung, Jawa Barat, 12 Oktober 2014. Kesenian ini berkembang di era Hindu sebagai penolak bala. TEMPO/Prima Mulia

Pemuda Bandung melakukan atraksi Bangbarongan dan Badawang dalam Festival Reak Kuda Lumping di Cibiru, Bandung, Jawa Barat, 12 Oktober 2014. Kesenian yang awalnya berkembang di era Hindu kini telah bercampur dengan Islam untuk mengiringi pengantin sunat. TEMPO/Prima Mulia

Pemuka adat berusaha menyadarkan dua pemain Bangbarongan yang kerasukan di lapangan Kampung Jati, Cibiru, Bandung, Jawa Barat, 12 Oktober 2014. TEMPO/Prima Mulia

Pemuka adat memulai acara festival reak kuda lumping di lapangan Kampung Jati, Cibiru, Bandung, Jawa Barat, 12 Oktober 2014. TEMPO/Prima Mulia

Seorang penonton ikut kerasukan saat melihat Bangbarongan dalam festival Reak Kuda Lumping di lapangan Kampung Jati, Cibiru, Bandung, Jawa Barat, 12 Oktober 2014. TEMPO/Prima Mulia

Pemuka adat membuat dua pemain kuda lumping kerasukan dalam Festival Reak Kuda Lumping di lapangan Kampung Jati, Cibiru, Bandung, Jawa Barat, 12 Oktober 2014. TEMPO/Prima Mulia