Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) saling membantu saat membuat mainan tradisional othok-othok di gedung Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, Senin (21/5). TEMPO/Suryo Wibowo

Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mengikuti petunjuk mbah Wardi, pembuat mainan tradisional baling-baling kertas di gedung Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, Senin (21/5). TEMPO/Suryo Wibowo

Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mengikuti petunjuk mbah Redjo Utomo, pembuat mainan tradisional othok-othok di gedung Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, Senin (21/5). TEMPO/Suryo Wibowo

Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mengikuti petunjuk mbah Wardi, pembuat mainan tradisional baling-baling kertas di gedung Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, Senin (21/5). TEMPO/Suryo Wibowo

Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mengikuti petunjuk mbah Redjo Utomo, pembuat mainan tradisional othok-othok di gedung Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, Senin (21/5). TEMPO/Suryo Wibowo

Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mengikuti petunjuk mbah Sosro Utomo (62 tahun), pembuat mainan tradisional wayang kertas di gedung Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, Senin (21/5). TEMPO/Suryo Wibowo