Massa Gerakan Rakyat Berdaulat memegang poster pada aksinya di depan Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 Oktober 2014. Aksi yang digelar oleh buruh bersama elemen masyarakat untuk melakukan perlawanan (people power) atas UU Pilkada. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Massa berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 Oktober 2014. Massa menuntut UU Pilkada dicabut karena merupakan upaya pembungkaman suara rakyat dan mematikan sistem demokrasi yang susah payah diperjuangkan bersama. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Massa teriakkan slogan penolakan UU Pilkada di depan Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Massa berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Demonstran memanjat pagar saat memasang spanduk penolakan UU Pilkada di depan Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Berdaulat melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto