Pekerja yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mampu Jaya, mengerjakan pesanan upper sepatu di gedung bekas wisma Barbara, wisma terbesar di eks-lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, Jatim, 10 November 2014. Sekarang bangunan ini dimanfaatkan sebagai kelompok usaha oleh warga terdampak penutupan lokalisasi Dolly. TEMPO/Fully Syafi

Pekerja melintas di depan gedung Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mampu Jaya, di bekas lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, 10 November 2014. Bangunan yang menjadi aset Pemkot ini dimanfaatkan sebagai kelompok usaha yang di kerjakan oleh 26 warga terdampak penutupan lokalisasi Dolly dengan mengerjakan pesanan dari pabrik sepatu. TEMPO/Fully Syafi

Pekerja Kelompok Usaha Bersama (KUB) mengerjakan pesanan di gedung bekas wisma Barbara, wisma terbesar di bekas lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, 10 November 2014. Selain sebagai kelompok usaha, juga dimanfaatkan sebagai pelatihan komputer dan internet bagi guru guru PAUD di kawasan bekas lokalisasi. TEMPO/Fully Syafi

Pekerja Kelompok Usaha Bersama (KUB), mengerjakan pemotongan busa untuk pesanan upper sepatu di gedung bekas wisma Barbara, wisma terbesar di eks-lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, 10 November 2014. TEMPO/Fully Syafi

Pekerja berada di dalam bekas ruang peraga PSK yang berubah fungsi menjadi gudang alat kerja di gedung Kelompok Usaha Bersama (KUB), di eks-lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, 10 November 2014. TEMPO/Fully Syafi

Pekerja Kelompok Usaha Bersama (KUB), mengerjakan pesanan di gedung bekas wisma terbesar di eks-lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, 10 November 2014. TEMPO/Fully Syafi