Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom ketika hadir di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (01/06). Miranda diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada sejumlah anggota DPR dalam pemilihan dirinya Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004. TEMPO/Seto Wardhana

Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom ketika hadir di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (01/06). Miranda diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada sejumlah anggota DPR dalam pemilihan dirinya Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004. TEMPO/Seto Wardhana

Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom ketika hadir di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (01/06). Miranda diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada sejumlah anggota DPR dalam pemilihan dirinya Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004. TEMPO/Seto Wardhana

Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom ketika hadir di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (01/06). Miranda diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada sejumlah anggota DPR dalam pemilihan dirinya Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004. TEMPO/Seto Wardhana

Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom ketika hadir di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (01/06). Miranda diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada sejumlah anggota DPR dalam pemilihan dirinya Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004. TEMPO/Seto Wardhana

Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom ketika hadir di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (01/06). Miranda diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada sejumlah anggota DPR dalam pemilihan dirinya Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004. TEMPO/Seto Wardhana