Walaupun diguyur hujan tim Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tetap memasang kamera penjebak atau camera trap di jalur ke Ranu Tompe 20 November 2014. Pemasangan kamera penjebak untuk memantau keberadaan satwa liar, terutama macan tutul (Panthera pardus melas). TEMPO/Abdi Purmono

Petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memasang sebuah kamera penjebak atau camera trap di jalur menuju Ranu Tompe, 20 November 2014. TEMPO/Abdi Purmono

Petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sedang memasang sebuah kamera penjebak atau camera trap di jalur menuju Ranu Tompe, 20 November 2014. Kamera ini jug untuk memantau aktivitas para pemburu dan penambang liar dikawasan ini. TEMPO/Abdi Purmono

Dua petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sedang memasukkan koordinat yang tercatat oleh peranti GPS (global positioning system) ke dalam panel kamera penjebak (camera trap) yang dipasang di jalur ke Ranu Tompe, 20 November 2014. TEMPO/Abdi Purmono

Selain memasang kamera penjebak atau camera trap untuk memantau keberadaan satwa liar oleh anggota tim Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 20 November 2014. TEMPO/Abdi Purmono

Petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sedang memasang sebuah kamera penjebak atau camera trap di jalur menuju Ranu Tompe, 20 November 2014. Pemasangan kamera penjebak merupakan yang pertama dilakukan Balai Besar TNBTS seluas 50.276 hektare itu diresmikan pada 1982. TEMPO/Abdi Purmono