Terry Lovejoy, penemu dari komet Lovejoy. Pria kelahiran 20 November 1966 ini merupakan seorang astronom amatir, pendidikan di bidang teknologi informasi membuat Terry sangat dekat dengan teknologi, sehingga membuatnya mampu menemukan sebuah fenomena alam yang langka. realscience.com

Komet Lovejoy kini dapat disaksikan oleh masyarakat Indonesia. Dalam kurun waktu 3 hari kedepan komet ini berada di rasi bintang taurus. Melalui aplikasi Stellarium, akan mempermudah kita menemukan komet tersebut, bahkan aplikasi tersebut sudah tersedia untuk sistem operasi android. spaceweathergallery.com

Komet Lovejoy hampir hancur pada 16 Desember 2011, setelah melewati atmosfir matahari yang sangat panas. Komet Lovejoy termasuk dalam jenis komet Sungrazers Kreutz, komet yang orbitnya sangat dekat dengan Matahari. Gold Coast Hinterland, Australia, 8 Januari 2015. spaceweathergallery.com

Komet Lovejoy merupakan salah satu komet yang paling terang dan paling besar, yang pernah dilihat astronom dalam kurun waktu 40 tahun. Komet Lovejoy memiliki ciri, dengan ukuran kepala 137 meter sedangkan ukuran ekor 4,5 juta kilometer. 21 Desember 2011. Dan Burbank/ISS

Lewat penelitian berulang-ulang Terry Lovejoy menemukan komet tersebut, C/2007 E2 (Lovejoy) komet yang pertama kali ditemukan, 2 bulan kemudian Terry menemukan C/2007 K5 (Lovejoy) dan pada 27 Desember 2011, Terry menemukan C/2011 W3 (Lovejoy), akhirnya penemuan ini diakui oleh IAU sebuah organisasi astronomi dunia. ESO optician/Guillaume Blanchard

Komet Lovejoy, sebuah fenomena alam yang langka yang terjadi tiap 11.500 tahun sekali. Komet ini ditemukan oleh Tery Lovejoy, pada 15 Maret 2007. Dengan menggunakan teleskop 0,2 meter Schmidt-Cassegrain Tery Lovejoy menemukan komet tersebut, dan menamai komet tersebut dengan nama belakangnya. Wikipedia.co