Pembeli majalah satir Perancis Charlie Hebdo antre cukup panjang di toko buku Perancis di London, Inggris, 16 Januari 2015. Charlie Hebdo kembali produksi pertama kali sejak peristiwa penyerbuan ke kantornya yang menewaskan pimpinan redaksi serta beberapa kartunis. Leon Neal/AFP/Getty Images

Pembeli majalah satir Perancis Charlie Hebdo antre cukup panjang di toko buku Perancis di London, Inggris, 16 Januari 2015. Leon Neal/AFP/Getty Images

Poster bertuliskan "Charlie Hebdo Habis Terjual" terlihat di jendela sebuah toko buku Perancis, di London, Inggris, 16 Januari 2015. Justin Tallis/AFP/Getty Images

Pembeli majalah satir Perancis Charlie Hebdo antre cukup panjang di toko buku Perancis di London, Inggris, 16 Januari 2015. Leon Neal/AFP/Getty Images

Pembeli majalah satir Perancis Charlie Hebdo antre cukup panjang di toko buku Perancis di London, Inggris, 16 Januari 2015. Leon Neal/AFP/Getty Images

Pembeli majalah satir Perancis Charlie Hebdo antre cukup panjang di toko buku Perancis di London, Inggris, 16 Januari 2015. Leon Neal/AFP/Getty Images