Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kanan) dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas meninjau barisan tentara penjaga kehormatan setibanya di kota Ramallah, Tepi Barat, Palestina, 20 Januari 2015. Shinzo Abe mengunjungi Yerusalem terlebih dahulu sebelum mengunjungi Palestina, sehari sebelumnya. REUTERS/Mohamad Torokman

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kanan) dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas meninjau barisan tentara penjaga kehormatan setibanya di kota Ramallah, Tepi Barat, Palestina, 20 Januari 2015. REUTERS/Mohamad Torokman

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (tengah) dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas meninjau barisan tentara penjaga kehormatan setibanya di kota Ramallah, Tepi Barat, Palestina, 20 Januari 2015. REUTERS/Mohamad Torokman

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kiri) dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas meninjau barisan tentara penjaga kehormatan setibanya di kota Ramallah, Tepi Barat, Palestina, 20 Januari 2015. REUTERS/Mohamad Torokman

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menempatkan catatan antara batu-batu dari Tembok Barat, situs paling suci bagi orang-orang Yahudi untuk berdoa, dalam kunjungannya ke Kota Tua Yerusalem, 19 Januari 2015. AP/Mahmoud Illean

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kiri) dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas meninjau barisan tentara penjaga kehormatan setibanya di kota Ramallah, Tepi Barat, Palestina, 20 Januari 2015. REUTERS/Mohamad Torokman