Sajida al-Rishawi, wanita Irak terpidana mati ini diminta ISIS sebagai tebusan untuk sandera Jurnalis Jepang, Kenji Goto dan pilot Yordania, Mu'ath al-Kaseasbeh. Ia terlibat aksi peledakan bom bunuh diri bersama suaminya yang menewaskan 57 orang pada 2005 di Yordania. REUTERS/Majed Jaber

Jurnalis Jepang, Kenji Goto, memegang foto pilot Jordania, Mu'ath al-Kaseasbeh, dalam video yang diunggah ke Youtube. Dalam video ini disampaikan permintaan penukaran sandera dengan terpidana teroris, Sajida al-Rishawi. AP

Sajida al-Rishawi tertangkap setelah bom yang dikenakannya gagal meledak di dalam sebuah pesta pernikahan di sebuah hotel di Yordania. Ia mengaku berasal dari Irak, dan menggunakan paspor palsu untuk pergi ke Yordania bersama suaminya. REUTERS/JTV/Via ReutersTV

Sajida Mubarak al-Rishawi menunjukkan sabuk berisi bom yang dikenakannya saat akan meledakkan sebuah hotel di Amman. Suami Sajida tewas dalam serangan ini setelah bom yang dikenakannya meledak . AFP/Getty Images

Ibu pilot Yordania Mu'ath al-Kaseasbeh, memegang foto putranya yang menjadi tawanan ISIS dan diancam akan dibunuh dalam aksi di Amman, Yordania, 27 Januari 2015. AP/Raad Adayleh

Junko Ishido, ibu dari Kenji Goto, menunjukkan surat dari pendukungnya saat di wawancara di Tokyo, 28 Januari 2015. REUTERS/Yuya Shino