Anggota Basarnas Sulsel menunjukkan serpihan dan kursi pesawat Airasia QZ8501 saat tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Sulsel, 28 Januari 2015. Satu jenazah korban dan serpihan pesawat Air Asia PK-AXC QZ8501 ditemukan nelayan di perairan Majene, Sulawesi BaratTEMPO/Iqbal Lubis

Tim Badan SAR Nasional mengangkat peti jenazah teknisi pesawat Airasia QZ8501 di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Sulsel, 28 Januari 2015. Jenazah teknisi bernama Syaiful Rahmat ditemukan nelayan setempat di dekat pantai Pambaong, Kab. Majene. TEMPO/Iqbal Lubis

Anggota polisi menggu kedatangan jenazah korban pesawat Airasia QZ8501 di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Sulsel, Rabu 28 Januari 2015. TEMPO/Iqbal Lubis

Peti jenazah diduga teknisi pesawat Airasia QZ8501 tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, 28 Januari 2015. Dari kartu pengenal Syaiful Rahmat ini diketahui beralamat di Halim Perdana Kusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. TEMPO/Iqbal Lubis

Anggota PMI menjaga peti jenazah diduga teknisi Airasia QZ8501 di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Sulsel, 28 Januari 2015. Dua nelayan, bernama Mas'ud, 35 tahun, dan Ubi, 25 tahun, menemukan jenazah ini di perairan Sulawesi. TEMPO/Iqbal Lubis

Ambulans yang mengangkut jenazah diduga teknisi pesawat Airasia QZ8501 tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Sulsel, 28 Januari 2015. TEMPO/Iqbal Lubis