ICW rilis hasil investigasi, di kantor Indonesia Corruption Watch, Jakarta, 9 Maret 2015. ICW ungkapkan hasil penelusuran dana siluman Pemprov DKI Jakarta yang tercantum dalam APBD 2014 terkait program pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) yang bermasalah dan dilaporkan oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Imam Sukamto

Wartawan memfoto rilis hasil investigasi ICW, di kantor Indonesia Corruption Watch, Jakarta, 9 Maret 2015. Kisruh dana UPS yang dianggap anggaran siluman ini menyebabkan ketegangan antara Gubernur Jakarta, Ahok, dan DPRD DKI. TEMPO/Imam Sukamto

Dua peneliti ICW, Firdaus Ilyas (kiri), Febri Hendri (kanan), bersama peneliti Indonesia Budget Center, Roy Salam, beri keterangan kepada awak media terkait rilis investigasi UPS, di kantor Indonesia Corruption Watch, Jakarta, 9 Maret 2015. TEMPO/Imam Sukamto

ICW menjelaskan rilis hasil investigasi terkait kisruh anggaran UPS, di kantor Indonesia Corruption Watch, Jakarta, 9 Maret 2015. TEMPO/Imam Sukamto

Dua peneliti ICW, Firdaus Ilyas (kiri), Febri Hendri (kanan), bersama peneliti Indonesia Budget Center, Roy Salam, menjawab pertanyaan awak media terkait rilis investigasi UPS, di kantor Indonesia Corruption Watch, Jakarta, 9 Maret 2015. TEMPO/Imam Sukamto