Wanita jamaah Syiah mendatangi kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia di Jakarta, 12 Maret 2015. Jamaah Syiah mengadu ke Komnas HAM terkait terjadinya tindak kekerasan dan pelanggaran HAM atas nama agama yang mereka anut. TEMPO/Imam Sukamto

Seorang aktivis perempuan Syiah, Emilia Renita, bersama jamaah mendatangi kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Jakarta, 12 Maret 2015. Mereka mengadu usai mendapat kekerasan dan pelanggaran ham dalam peristiwa menurunkan spanduk bertuliskan `Kami warga pemukiman Az Zikra Sentul menolak Paham Syiah`. TEMPO/Imam Sukamto

Tokoh Syiah Jalaluddin Rakhmat (kanan) bersama Aktivis Perempuan Syiah, Emilia Renita (kanan kedua), dan jamaah Syiah saat melakukan pengaduan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Jakarta, 12 Maret 2015. TEMPO/Imam Sukamto

Dua perempuan jamaah Syiah, saat mendatangi kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia untuk melakukan pengaduan di Jakarta, 12 Maret 2015. TEMPO/Imam Sukamto

Tokoh Syiah, Jalaluddin Rakhmat (kanan) dengan ditemani Aktivis Perempuan Syiah, Emilia Renita (2kanan), dan jamaah saat melakukan pengaduan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Jakarta, 12 Maret 2015. TEMPO/Imam Sukamto