Terdakwa kasus penghinaan warga Yogyakarta, Florence Sihombing (26), menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Yogyakarta, 31 Maret 2015. Saksi pidana yang dijatuhkan kepada Florence berdampak buruk bagi pendidikan dan karirnya di bidang kenotariatan. TEMPO/Pius Erlangga.

Terdakwa kasus penghinaan Yogyakarta, Florence Sihombing (26), bersiap jalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Yogyakarta, 31 Maret 2015. Florence yang tercatat sebagai mahasiswi S2 kenotariatan di Universitas Gajah Mada, divonis hukuman dua bulan dan denda Rp 10 juta dengan masa percobaan enam bulan. TEMPO/Pius Erlangga.

Terdakwa kasus penghinaan warga Yogyakarta, Florence Sihombing (26), saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Yogyakarta, 31 Maret 2015. TEMPO/Pius Erlangga.

Terdakwa kasus penghinaan warga Yogyakarta melalui jejaring sosial, Florence Sihombing (26), didampingi pengacaranya menunggu sidang putusan di Pengadilan Negeri Yogyakarta, 31 Maret 2015. Kicauan Florence melalui jejaring sosial twitter pada pertengahan Agustus 2014, mengakibatkan dirinya dipidanakan. TEMPO/Pius Erlangga.

Terdakwa kasus penghinaan warga Yogyakarta, Florence Sihombing (26), didampingi pengacaranya menolak untuk di ambil gambarnya oleh media, seusai jalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Yogyakarta, 31 Maret 2015. TEMPO/Pius Erlangga.

Terdakwa kasus penghinaan warga Yogyakarta melalui jejaring sosial, Florence Sihombing (26), didampingi pengacara beserta keluarganya sedang menunggu sidang putusan di Pengadilan Negeri Yogyakarta, 31 Maret 2015. TEMPO/Pius Erlangga.