Mahfud Suroso, terdakwa kasus korupsi mekanikal elektrik (ME) pada proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang berjalan saat menjalani mendengarkan pembacaan vonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, 1 Maret 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Mahfud Suroso, Terdakwa kasus korupsi mekanikal elektrik (ME) pada proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang sekaligus berkoordinasi dengan penasehat hukumnya usai menjalani sidang pembacaan vonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, 1 April 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Mahfud Suroso, terdakwa kasus korupsi mekanikal elektrik (ME) pada proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang mendengarkan pembacaan vonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, 1 April 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Mahfud Suroso, terdakwa kasus korupsi mekanikal elektrik (ME) pada proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang sekaligus Direktur Utama PT Dutasari Citra Laras (PT DCL) berkoordinasi dengan penasehat hukumnya saat menjalani sidang pembacaan vonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, 1 April 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Ekspresi Mahfud Suroso, terdakwa kasus korupsi mekanikal elektrik (ME) pada proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang sekaligus Direktur Utama PT Dutasari Citra Laras (PT DCL) saat mendengarkan pembacaan vonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, 1 April 2015. Mahfud divonis enam tahun penjara dan dennda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Mahfud Suroso, terdakwa kasus korupsi mekanikal elektrik (ME) pada proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang berbicara dengan penasehat hukumnya usai menjalani sidang pembacaan vonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, 1 April 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho