Seorang pekerja mengemas tembakau bugis yang telah diberi lebel `Adidie` siap untuk dipasarkan di Industri Tembakau Bugis, Makassar, 17 Maret 2015. Adidie merukapan perusahaan rokok tradisional yang tersisa di Makassar. TEMPO/Iqbal Lubis

Proses pengemasan tembakau Adidie di Industri Tembakau Bugis, Makassar, 17 Maret 2015. Dinamakan Adidie, karena pekerja menggunakan Daun Nyiur (lidi atau adidie) dalam pembuatan tembakau tradisional Makassar tersebut. TEMPO/Iqbal Lubis

Abdul muin mengawasi proses pengasapan tembakau yang masih dilakukan secara tradisional dengan menggunkan serbuk kayu di Industri Tembakau Bugis, Makassar, 17 Maret 2015. Lidi atau Adidie didapat dari Daung Kaluku atau daun kelapa. TEMPO/Iqbal Lubis

Pekerja tengah mengaduk tembakau yang telah di campur gula merah di Industri Tembakau Bugis, Makassar, 17 Maret 2015. TEMPO/Iqbal Lubis

Pekerja membalik bambu yang berisi tembakau saat proses pengasapan tembakau Bugis di Industri Tembakau Adidie, Makassar, 17 Maret 2015. TEMPO/Iqbal Lubis