Batu mulia berjenis Serendibite milik seorang warga Kota Madiun diikutkan dalam pameran dan kontes batu mulia Jawa Timur, di halaman Kantor Badan Koordinasi Wilayah Madiun, Jawa Timur, 17 April 2015. Serendibite merupakan salah satu batu langka di dunia. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

Batu mulia Serendibite saat disinari dengan lampu dalam pameran dan kontes batu mulia di halaman Kantor Badan Koordinasi Wilayah Madiun, 17 April 2015. Batu berwarna hitam tersebut mampu mengeluarkan warna hijau kekuningan hingga hijau kebiruan dan violet saat disinari. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

Batu mulia Serendibite saat dipamerkan dalam pameran dan kontes batu mulia di halaman Kantor Badan Koordinasi Wilayah Madiun, 17 April 2015. Batu mulia yang konon berasal dari Srilanka tersebut dibanderol dengan harga 20 miliiar rupiah. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

Petugas menjaga Batu mulia Serendibite saat diikuti dalam pameran dan kontes batu mulia di halaman Kantor Badan Koordinasi Wilayah Madiun, 17 April 2015. Serendibite menjadi salah satu batu mulia termahal di dunia. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

Petugas menjaga Batu mulia Serendibite saat diikuti dalam pameran dan kontes batu mulia di halaman Kantor Badan Koordinasi Wilayah Madiun, 17 April 2015. Serendibite memiliki kekerasan dengan skala 6.5-7 skala mohs. TEMPO/Nofika Dian Nugroho