Ahli restorasi, Ramona Roth menggunakan mikroskop untuk memeriksa permukaan lukisan antik "Christ the Redeemer" yang berasal pada tahun 1500 di museum Gemaeldegalerie, Berlin, Jerman, 20 April 2015. Lukisan ini akan dipamerkan dalam "The Botticelli Renaissance", 24 September mendatang. Sean Gallup/Getty Images

Ahli restorasi Ramona Roth menggunakan kacamata pembesar untuk memeriksa permukaan lukisan antik "Christ the Redeemer" yang ditemukan di studio museum Gemaeldegalerie, Berlin, Jerman, 20 April 2015. Lukisan ini ditemukan dalam studio pelukis Sandro Botticelli. Sean Gallup/Getty Images

Aneka kuas dan minyak terlihat di studio restorasi lukisan antik di museum Gemaeldegalerie, Berlin, Jerman, 20 April 2015. Sandro Botticelli merupakan pelukis Italia yang hidup pada tahun 1445 hingga 1510. Sean Gallup/Getty Images

Pigmen tua dan pewarna lain yang pernah digunakan untuk pekerjaan restorasi disimpan di rak studio restorasi museum Gemaeldegalerie, Berlin, Jerman, 20 April 2015. Sean Gallup/Getty Images

Babette Hartwieg, kepala studio restorasi museum Gemaeldegalerie, menunjukan kerusakan yang dialami lukisan antik "Christ the Redeemer" (kanan) dan "Mother of God di Berlin, Jerman, 20 April 2015. Dua lukisan antik karya Sandro Botticelli ini dibuat sejak abad ke-16. Sean Gallup/Getty Images

Kerusakan yang dialami lukisan antik "Christ the Redeemer" terlihat di studio restorasi museum Gemaeldegalerie, Berlin, Jerman, 20 April 2015. Sean Gallup/Getty Images