Eka Sari Lorena Soerbakti adalah ratu bisnis logistik dan transportasi, dua bidang usaha yang identik dengan lelaki. Selama 20 tahun berkecimpung di dunia lelaki tak membuatnya ikut maskulin. Eka tetap tampil menawan dengan sepatu hak tinggi dan bulu mata palsu. Dok. Pribadi.

Eka Sari Lorena Soerbakti, CEO perusahaan angkutan darat PT Eka Sari Lorena berpose di atas bus Lorena. Perempuan 45 tahun ini sejak kecil akrab dengan industri jasa angkutan darat. Sang ayah, GT Soerbakti suka membawa Eka kecil bekerja saat libur sekolah di akhir pekan. TEMPO/Nurdiansah

Eka mulai masuk ke perusahaan ayahnya pada usia 25 tahun sebagai staf pemasaran. Bekalnya adalah pengalaman sebagai staf pemasaran di sebuah hotel bintang lima kala menyelesaikan program master di Negeri Paman Sam. TEMPO/Nurdiansah

Di tengah kesibukannya sebagai CEO, Eka Sari Lorena juga menjabat Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Organisasi Angkutan Darat (DPP Organda). TEMPO/Nurdiansah

Kini, sudah 20 tahun Eka mengurusi Lorena. Dari dua bus yang melayani rute Jakarta - Bogor, kini Lorena telah berkembang menjadi 500 bus yang melintasi 60 kota di Jawa-Sumatera, Bali dan Madura. Dari modal usaha yang hanya Rp 12 juta, kini nilai perusahaan sudah lebih dari Rp 4 triliun. TEMPO/Nurdiansah

Sejak 18 tahun lalu, perusahaannya telah mengembangkan jasa angkutan barang dengan bendera PT Eka Sari Lorena Express (ESL Express). Kini perusahaan logistik ini telah memiliki sekitar 350 armada, termasuk truk, minibus dan sepeda motor. Dok. Pribadi