Presiden Joko Widodo (keempat kiri) bersama Ketua DPR Setya Novanto (ketiga kiri) dan perwakilan delegasi negara peserta konferensi berfoto bersama seusai pembukaan Konferensi Parlemen Asia Afrika di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 23 April 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman (tengah) bersama Plt Ketua KPK Taufiquerachman Ruki (kiri) dan Kapolri Badrodin Haiti (kanan) saat tiba menghadiri pembukaan Konferensi Parlemen Asia-Afrika di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 23 April 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman (tengah) bersama Plt Ketua KPK Taufiquerachman Ruki (kiri) dan Kapolri Badrodin Haiti (kanan) saat tiba menghadiri pembukaan Konferensi Parlemen Asia-Afrika di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 23 April 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto dalam acara pembukaan Konferensi Parlemen Asia-Afrika di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 23 April 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pembukaan pada Konferensi Parlemen Asia-Afrika di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 23 April 2015. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengingatkan kembali kontekstualisasi nilai-nilai Konferensi Asia Afrika (KAA) agar tetap relevan. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Suasana pembukaan Konferensi Parlemen Asia-Afrika yang berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 23 April 2015. Konferensi Parlemen Asia-Afrika merupakan rangkaian dari peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) yang diikuti oleh delegasi parlemen dari 33 negara. TEMPO/Dhemas Reviyanto