Pengunjung melihat-lihat ruangan yang berada dalam bunker bom atom di Konjic, Bosnia and Herzegovina, 24 April 2015. Sekelompok seniman Bosnia berencana merubah bekas bunker bom atom, menjadi museum besar yang didedikasikan untuk Perang Dingin. REUTERS/Dado Ruvic

Refleksi sejumlah pengunjung yang berada dalam bunker bom atom di Konjic, Bosnia and Herzegovina, 24 April 2015. Sekelompok seniman Bosnia berencana merubah bekas bunker bom atom, menjadi museum besar yang didedikasikan untuk Perang Dingin. REUTERS/Dado Ruvic

Pengunjung melihat mural hasil seniman Bosnia yang berada dalam bunker bom atom di Konjic, Bosnia and Herzegovina, 24 April 2015. Sekelompok seniman Bosnia berencana merubah bekas bunker bom atom, menjadi museum besar yang didedikasikan untuk Perang Dingin. REUTERS/Dado Ruvic

Pengunjung melihat foto-foto yang dipamerkan dalam bunker bom atom di Konjic, Bosnia and Herzegovina, 24 April 2015. Sekelompok seniman Bosnia berencana merubah bekas bunker bom atom, menjadi museum besar yang didedikasikan untuk Perang Dingin. REUTERS/Dado Ruvic

Seorang pengunjung melihat karya intalasi hasil seniman Bosnia yang berada dalam bunker bom atom di Konjic, Bosnia and Herzegovina, 24 April 2015. Sekelompok seniman Bosnia berencana merubah bekas bunker bom atom, menjadi museum besar yang didedikasikan untuk Perang Dingin. REUTERS/Dado Ruvic

Seorang anak berada di kaca intalasi dari seniman Bosnia yang berada dalam bunker bom atom di Konjic, Bosnia and Herzegovina, 24 April 2015. Sekelompok seniman Bosnia berencana merubah bekas bunker bom atom, menjadi museum besar yang didedikasikan untuk Perang Dingin. REUTERS/Dado Ruvic