Kapolri Badrodin Haiti (kanan), bersama Ketua KPK, Taufiequrachman Ruki dalam jumpa pers usai melakukan pertemuan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, 2 Mei 2015. Pertemuan tersebut membahas penangguhan penahanan penyidik KPK, Novel Baswedan. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Kapolri Badrodin Haiti (kedua kanan), berjabat tangan dengan Ketua KPK, Taufiequrachman Ruki (kedua kiri) didampingi Wakil Ketua KPK Johan Budi (kiri), dan Indriyanto Seno Adjie, di Mabes Polri, Jakarta, 2 Mei 2015. Novel Baswedan mendapatkan penangguhan penahanan dengan jaminan kelima pimpinan KPK. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Ketua KPK, Taufiequrachman Ruki, menjawab pertanyaan awak media usai melakukan pertemuan dengan Kapolri Badrodin Haiti, di Mabes Polri, Jakarta, 2 Mei 2015. Novel Baswedan ditangkap penyidik di rumahnya pada Jumat dini hari, 1 Mei 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Kapolri Badrodin Haiti (kedua kanan) bersama Pimpinan KPK, Taufiequrachman Ruki (kedua kiri), Johan Budi (kiri) dan Indriyanto Seno Adjie, di Mabes Polri, Jakarta, 2 Mei 2015. Novel dibawa penyidik untuk menjalani rekonstruksi dugaan penganiayaan terhadap pencuri sarang burung walet pada 2004 di Bengkulu. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Kapolri Badrodin Haiti mengantar Ketua KPK, Taufiequrachman Ruki seusai melakukan pertemuan di Mabes Polri, Jakarta, 2 Mei 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Kapolri Badrodin Haiti (kanan) bersama Pimpinan KPK, Taufiequrachman Ruki (kedua kiri), Johan Budi (kiri) dan Indriyanto Seno Adjie (kanan) dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, 2 Mei 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto