Roda gigi pembuka kubah secara manual untuk rumah peneropong bintang di Observatorium Bosscha, Bandung, pekan lalu. Peneropong bintang dengan teleskop 8 inci ini akan ditempatkan di Fakultas Sains & Teknik Universitas Nusa Cendana Kupang. TEMPO/Prima Mulia

Pekerja membuat plat besi untuk membangun konstruksi rumah peneropong bintang berukuran kecil di Observatorium Bosscha, Bandung, pekan lalu. Peneropong bintang berteleskop 8 inci ini akan ditempatkan di Fakultas Sains & Teknik Universitas Nusa Cendana Kupang. TEMPO/Prima Mulia

Pekerja memasang kubah untuk atap peneropong bintang berukuran kecil di Observatorium Bosscha, Bandung, 4 Mei 2015. Pengamatan akan dikendalikan secara jarak jauh melalui jaringan internet dari Bandung, namun Bosscha juga akan melatih mahasiswa di Kupang untuk terlibat dalam pengamatan. TEMPO/Prima Mulia

Pekerja memasang kubah untuk atap peneropong bintang berukuran kecil di Observatorium Bosscha, Bandung, 4 Mei 2015. Pengamatan akan dikendalikan secara jarak jauh melalui jaringan internet dari Bandung, namun Bosscha juga akan melatih mahasiswa di Kupang untuk terlibat dalam pengamatan. TEMPO/Prima Mulia

Seorang pekerja menyiapkan gir pembuka kubah untuk peneropong bintang di Observatorium Bosscha, Bandung, 4 Mei 2015. Peneropong bintang ini akan ditempatkan di Fakultas Sains & Teknik Universitas Nusa Cendana Kupang. TEMPO/Prima Mulia

Pekerja mengangkut konstruksi kubah peneropong bintang berukuran kecil di Observatorium Bosscha, Bandung, 4 Mei 2015. Konstruksi kubah ini akan dikirim ke peneropongan bintang Bosscha di Kupang. TEMPO/Prima Mulia