Umat Buddha beribadah di Wihara Budhha Dharma di Bogor, 2 Juni 2015. Tri Suci Waisak adalah perayaan umat Buddha atas tiga peristiwa penting dalam keagamaan Buddha, yakni kelahiran Sidharta Gautama, Buddha mencapai pencerahan sempurna, dan wafat Sang Buddha Gautama. Lazyra Amadea Hidayat

Umat Buddha menandu stupa bersama rombongan bikkhu Sangha Theravada menuju pohon bodi di Wihara Watugong, Semarang, 2 juni 2015. Pradaksina mengitari pohon Bodi tiga kali merupakan rangkaian perayaan hari Trisuci Waisak sebelum bulan purnama tiba. TEMPO/Budi Purwanto

Umat Buddha beribadah di Wihara Budhha Dharma di Bogor, 2 Juni 2015. Tri Suci Waisak adalah perayaan umat Buddha atas tiga peristiwa penting dalam keagamaan Buddha, yakni kelahiran Sidharta Gautama, Buddha mencapai pencerahan sempurna, dan wafat Sang Buddha Gautama. Lazyra Amadea Hidayat

Sejumlah bikkhu Sangha Theravada bersama umat Budha berjalan beriringan menuju pohon bodi di Wihara Watugong, Semarang, 2 Juni 2015. Pradaksina mengitari pohon Bodi tiga kali merupakan rangkaian perayaan hari Trisuci Waisak sebelum bulan purnama tiba. TEMPO/Budi Purwanto

Sejumlah biksu memercikan air suci dari sumber mata air Umbul Jumprit, Temanggung, pada pawai perayaan Tri Suci Waisak di Candi Borobudur, 2 Juni 2015. Umat Buddha bersama para biksu sangha Walubi melaksanakan prosesi jalan kaki sejauh sekitar 3,5 kilometer dari Candi Mendut melewati Candi Pawon, dan berakhir di pelataran zona I Candi Borobudur. TEMPO/Pius Erlangga.

Peserta pawai menggunakan pakaian tokoh-tokoh dalam cerita legenda kera sakti saat perayaan Tri Suci Waisak 2559 BE/2015 di Candi Borobudur, 2 Juni 2015. Tri Suci Waisak adalah perayaan umat Buddha atas tiga peristiwa penting dalam keagamaan Buddha, yakni kelahiran Sidharta Gautama, Buddha mencapai pencerahan sempurna, dan wafat Sang Buddha Gautama. TEMPO/Pius Erlangga