Stan Wawrinka mencium trofi setelah memenangkan pertandingan final tunggal putra melawan Novak Djokovic dari Serbia pada turnamen tenis Prancis Terbuka di Stadion Roland Garros, Paris, Perancis, 7 Juni 2015. REUTERS/Vincent Kessler

Stan Wawrinka berpelukan dengan Novak Djokovic seusai pertandingan final turnamen tenis Prancis Terbuka di Stadion Roland Garros, Paris, Perancis, 7 Juni 2015. Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, untuk ketiga kalinya gagal di final Perancis Terbuka dan gagal mendapatkan carier grand slam. REUTERS/Gonzalo Fuentes

Stan Wawrinka merayakan kemenangannya melawan Novak Djokovic pada pertandingan final turnamen tenis Prancis Terbuka di Stadion Roland Garros, Paris, Perancis, 7 Juni 2015. Kemenangan Wawrinka ini membuat Djokovic mengakhiri rentetan 28 kemenangan beruntun. REUTERS/Gonzalo Fuentes

Stan Wawrinka mengelap keringat disela pertandingan final melawan Novak Djokovic pada turnamen tenis Prancis Terbuka di Stadion Roland Garros, Paris, Perancis, 7 Juni 2015. Wawrinka kini mengantongi dua gelar grand slam, dengan sebelumnya mendapatkan gelar Australia Terbuka 2014. REUTERS/Gonzalo Fuentes

Stan Wawrinka mengembalikan bola ke arah Novak Djokovic saat pertandingan final turnamen tenis Prancis Terbuka di Stadion Roland Garros, Paris, Perancis, 7 Juni 2015. Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, untuk ketiga kalinya gagal di final Perancis Terbuka dan gagal mendapatkan carier grand slam. REUTERS/Gonzalo Fuentes

Petenis asal Swiss Stan Wawrinka meluapkan emosinya saat pertandingan final melawan Novak Djokovic dari Serbia pada turnamen tenis Prancis Terbuka di Stadion Roland Garros, Paris, Perancis, 7 Juni 2015. Berhadapan Stan Wawrinka, Djokovic menyerah empat set 6-4, 4-6, 3-6 dan 4-6. REUTERS/Gonzalo Fuentes