Dua wanita Warga Negara Asing asal Maroko, menjalani pemeriksaan di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, 11 Juni 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

Wanita Warga Negara Asing (WNA) asal Maroko, menjalani pemeriksaan di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, 11 Juni 2015. Dirjen Imigrasi dalam operasi penertiban keimigrasian, berhasil menjaring 8 orang wanita asal Maroko. Tempo/Dian Triyuli Handoko

Petugas menenangkan sejumah WNA Maroko yang terjaring penertiban keimigrasian di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, 11 Juni 2015. 8 wanita Maroko tersebut diduga pelaku praktik prostitusi di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Tempo/Dian Triyuli Handoko

Sejumlah wanita WNA asal Maroko yang diduga Pekerja Seks Komersil (PSK), jalani pemeriksaan di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, 11 Juni 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

Wanita WNA asal Maroko yang diduga Pekerja Seks Komersil (PSK) menutup mukanya saat sejumlah awak media mengambil gambarnya di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, 11 Juni 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

Warga negara asing asal Maroko, menutup wajahnya saat menjalani pemeriksaan di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, 11 Juni 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko