Istri Peltu Yahya Komari, Sri Wahyuningsih menangis saat mendapat ucapan bela sungkawa dari kerabatnya di rumah duka di Pakis, Malang, 1 Juli 2015. Peltu Yahya Komari merupakan salah satu awak pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Medan kemarin. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Putri Peltu Yahya Komari, Ratna Agustina Sari menerima ucapan bela sungkawa dari rekan ayahnya di rumah duka di Pakis, Malang, 1 Juli 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Sejumlah rekan Peltu Yahya Komari melayat ke rumah duka di Pakis, Malang, 1 Juli 2015. Peltu Yahya Komari merupakan salah satu awak pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Medan. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Foto Peltu Yahya Komari salah satu awak pesawat Hercules C 130 yang jatuh ke Medan di kediamannya di Pakis, Malang, 1 Juli 2015. Pesawat tersebut mengangkut 12 kru dan 101 penumpang. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Istri Peltu Yahya Komari, Sri Wahyuningsih (kanan) meratapi kepergian suaminya di rumah duka di Pakis, Malang, 1 Juli 2015. Pesawat yang dipiloti Kapten Sandy Permana itu hendak terbang menuju Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Istri Peltu Yahya Komari, Sri Wahyuningsih (kanan) meratapi kepergian suaminya di rumah duka di Pakis, Malang, 1 Juli 2015. Dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo, pesawat Hercules C-130B dengan nomor penerbangan A-1310 jatuh menimpa permukiman. TEMPO/Aris Novia Hidayat