Sakijo, kepala dusun Ngreco, kelurahan Pundong melakukan nazar dengan mencukur gundul rambutnya di Sekretariat Paguyuban Dukuh Bantul, Dusun Pacar, Kelurahan Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Kamis (30/8). TEMPO/Suryo Wibowo

Sejumlah kepala dusun dan warga menonton siaran televisi mengenai pengesahan Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) DIY di Sekretariat Paguyuban Dukuh Bantul, Keluarahan Timbulharjo, Bantul, Yogyakarta, Kamis (30/8). TEMPO/Suryo Wibowo

Sejumlah kepala dusun dan warga menonton siaran televisi yang menanyangkan wawancara dengan Sultan Hamengkubuwono X pada sidang pengesahan Rancangan Undang-Undang Keistimewaan DIY di Sekretariat Paguyuban Dukuh Bantul, Kelurahan Timbulharjo, Bantul, Yogyakarta, Kamis (30/8). TEMPO/Suryo Wibowo

Sejumlah kepala dusun dan warga melakukan sujud syukur setelah disahkannya Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) DIY di Sekretariat Paguyuban Dukuh Bantul, Kelurahan Timbulharjo, Bantul, Yogyakarta, Kamis (30/8). Rancangan Undang-undang Keistimewaan DIY akhirnya disahkan menjadi Undang-Undang Keistimewaan dalam rapat paripurna DPR-RI. TEMPO/Suryo Wibowo

Sakijo, Kepala Dusun Ngreco (duduk, kiri) dan Syamsuri, Kepala Dusun Cimpon, (duduk, kanan) melakukan nazar dengan mencukur gundul rambut di Sekretariat Paguyuban Dukuh Bantul, dusun pacar, Kelurahan Timbulharjo, Bantul, Yogyakarta, Kamis (30/8). TEMPO/Suryo Wibowo

Sejumlah kepala dusun dan warga menggelar pemotongan tumpeng setelah disahkannya Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) DIY di Sekretariat Paguyuban Dukuh Bantul, Kelurahan Timbulharjo, Bantul, Yogyakarta, Kamis (30/8). TEMPO/Suryo Wibowo