Jalaludin Rakhmat (63 tahun) di perpustakaan pribadi di kediamannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Kang Jalal -panggilan akrab Jalaludin, merupakan salah satu pakar ilmu komunikasi di Indonesia. Ia meraih gelar Doktor untuk studi tentang perubahan politik dan hubungan internasional dari Australia's National University (ANU). TEMPO/Praga Utama

Selain dikenal sebagai ilmuwan komunikasi, Jalaludin Rakhmat juga dikenal sebagai tokoh kaum muslim Syiah di Indonesia. Pria kelahiran Bandung, 29 Agustus 1949 ini telah "melahirkan" lebih dari 45 buah karya buku ilmu komunikasi, psikologi, maupun kajian islam. TEMPO/Praga Utama

Kang Jalal berpose dengan sampul buku terbarunya yang berjudul "Life After Death - The Ultimate Journey." Buku ini diluncurkan bertepatan dengan hari ulang tahun Jalaludin Rakhmat yang ke-63, pada 29 Agustus 2012 kemarin. TEMPO/Praga Utama

Jalaludin Rakhmat mengisahkan sejarah Syiah di Indonesia, ketika diwawancarai TEMPO di kediamannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (30/8) kemarin. TEMPO/Praga Utama

Jalaludin Rakhmat aktif di dalam organisasi Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI). Di IJABI, ia kini menjabat sebagai Ketua Dewan Syura. TEMPO/Praga Utama

Selain aktif sebagai akademisi di berbagai perguruan tinggi, Jalaludin Rakhmat aktif berdakwah dan membina kaum miskin. Pada 2004 ia mendirikan sekolah gratis SMP Plus Muthahhari di Cicalengka Bandung yang dikhususkan untuk siswa miskin. TEMPO/Praga Utama