Sejumlah aktivis berunjukrasa memperingati 8 tahun meninggalnya aktivis HAM Munir di depan Istana Negera, Jakarta, (7/9). Mereka menuntut pemerintah segera menuntaskan kasus Munir. TEMPO/Yosep Arkian

Para aktivis yang tergabung dalam Sahabat Munir berunjukrasa memperingati 8 tahun meninggalnya Munir di depan Istana Negera, Jakarta, (7/9). Mereka meminta pemerintah melindungi pembela HAM. TEMPO/Yosep Arkian

Para Sahabat Munir, golongan yang selalu di bela Munir semasa hidupnya, berunjukrasa memperingati 8 tahun meninggalnya Munir di depan Istana Negera, Jakarta, (7/9). Mereka meminta Pemerintah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dalam perkara Muchdi PR. TEMPO/Yosep Arkian

Sebuah payung hitam bertuliskan tuntutan penuntasan kasus Munir dipakai oleh pengunjuk rasa di depan Istana, Jakarta, (7/9). Mereka menagih janji penuntasan kematian pria yang diracun arsenik ini. TEMPO/Yosep Arkian

Sebuah potret Munir dibawa oleh pengungjuk rasa saat berdemo di depan Istana Negera, Jakarta, (7/9). Mereka menuntut pemerintah segera menuntaskan kasus Munir dan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dalam perkara Muchdi PR. TEMPO/Yosep Arkian

Para Sahabat Munir berunjuk rasa di depan Istana Negera, Jakarta, menuntut penuntasan kasus kematian Munir yang terjadi delapan tahun lalu(7/9). Mereka berjanji akan datang lagi tahun depan apabila kasus Munir masih belum juga selesai. TEMPO/Yosep Arkian