Bangkai reruntuhan pesawat yang berisi personel pasukan khusus Amerika. Pada tanggal 25 April 1980, pasukan Delta Force dan US Army Ranger dikirim menyusup ke Iran untuk menyelamatkan warga Amerika yang disandera di kedubes dengan sandi Eagle Claw. Pasukan tersebut dikirim menggunakan helikopter, namun naas badai pasir mengacaukan segalanya. Sekitar 8 orang prajurit pasukan khusus tewas dan sejumlah helikopter jatuh saat berusaha mengevakuasi para sandera. sofrep.com

Sejumlah personel pasukan khusus Navy SEAL berfoto bersama sebelum melaksanakan misi. Pada tanggal 28 Juni 2005, Navy SEAL dikirim untuk mengintai Ahmad Shah, seorang pemimpin taliban. Navy SEAL mengintai di sepanjang Asadabad, namun terpergok oleh sekawan penggembala. Taliban pun dengan segera menyerbu 4 orang Navy SEAL yang terdiri dari Michael Murphy, Danny Dietz, Matthew Axelson dan Marcus Luttrell. Tiga orang anggota SEAL tewas akibat tembakan pasukan taliban, sedangakan Marcus Luttrell berhasil selamat. tactical-life.com

Sejumlah warga menaiki helikopter Black Hawk yang rusak, usai ditembak jatuh militan Somalia. Pada tanggal 3 Oktober 1993, Amerika menggelar operasi Gothic Serpent untuk menangkap pemimpin milisi Mohamed Farrah Aidid. Operasi ini berujung kegagalan akibat Amerika memandang sebelah mata kemampuan milisi Somalia, 18 tewas dan 1 orang tertangkap oleh milisi. Pasukan Delta Force dan Army Ranger terlibat baku tembak brutal, di sepanjang jalanan kota Somalia. Operasi penangkapan berubah menjadi operasi penyelamatan tentara yang tewas dan terluka. abcnews.go.com

Sejumlah sandera mengibarkan bendera putih, meminta pasukan khusus Rusia untuk tidak menyerbu ke dalam rumah sakit. Pada tanggal 14-19 Juni 1995, rumah sakit Budyonnovsk diserbu oleh militan Chechen pimpinan Shamil Basayev. Operasi pembebasan pun digelar pasukan khusus Rusia, namun sayang kesalahan strategi menyebabkan 140 orang tewas, dan parahnya lagi sebagian besar teroris berhasil kabur. Rusia beberapa kali mengalami kegagalan operasi pembebasan sandera, akibat kesalahan teknik dan strategi. sputniknews.com

Sejumlah pasukan Israel berusaha mengevakuasi rekan mereka yang terluka, saat pertempuran di Bint Jbeil. Pada 27 Juli 2006 pasukan khusus Israel harus rela bertekuk lutut di hadapan pejuang Hizbullah, usai dipukul mundur dalam pertempuran Bint Jbeil. Pasukan dari unit intai Sayeret Matkal, kewalahan menghadapi pola pertempuran hit and run, pasukan tersebut dalam misi pengintaian untuk membebaskan prajurit yang ditawan Hizbullah. Sekitar 17 orang tentara Israel tewas dan puluhan lainnya terluka dalam pertempuran tersebut. Getty Images

Sejumlah personel Spetsnaz Grup Alfa dan pasukan militer, berusaha mengepung sekolah. Pada tanggal 1-3 September 2004, geriliyawan asal Chechen dari Batalion Riyadus-Salikhin menyadera sejumlah anak di sekolah daerah Beslan. Operasi pembebasan berujung bencana, 334 anak-anak tewas akibat teroris yang meledakan gedung. Kesalahan prosedur dalam operasi, menyebabkan teroris menjadi punya kesempatan untuk menyerang para sandera. Getty Images