Seorang anak meminum air saat ikut orang tuanya mengambil bantuan makanan dari World Food Programme (WFP) di Chiredzi Mupinga, Zimbabwe, 6 Oktober 2015. Tahun ini El Nino diperkirakan akan mencapai puncaknya antara bulan Oktober dan Januari. REUTERS/Philimon Bulawayo

Warga berbondong-bondong mengambil bantuan makanan dari World Food Programme (WFP) di Chiredzi Mupinga, Zimbabwe, 6 Oktober 2015. Kurangnya makanan mendorong banyak orang tua untuk menyuruh anak-anaknya bekerja dan berhenti sekolah. REUTERS/Philimon Bulawayo

Warga mengambil bantuan makanan dari World Food Programme (WFP) di Chiredzi Mupinga, Zimbabwe, 6 Oktober 2015. Lebih dari sepertiga anak-anak di sub-Sahara Afrika pertumbuhannya terhambat akibat gizi buruk. REUTERS/Philimon Bulawayo

Seorang ibu menggendong anaknya saat mengambil bantuan makanan dari World Food Programme (WFP) di Chiredzi Mupinga, Zimbabwe, 6 Oktober 2015. Anomali cuaca yang disebabkan oleh pemanasan Samudera Pasifik, kemungkinan akan menyebabkan banjir di khatulistiwa Afrika dan kekeringan di Afrika selatan. REUTERS/Philimon Bulawayo

Warga berbondong-bondong mengambil bantuan makanan dari World Food Programme (WFP) di Chiredzi Mupinga, Zimbabwe, 6 Oktober 2015. Wilayah yang paling parah terdampak El Nino adalah Gambia, Mauritania, Malawi, Namibia, Senegal dan Zimbabwe. REUTERS/Philimon Bulawayo

Anak-anak memunguti biji gandum yang tercecer saat distribusi bantuan makanan di Chiredzi Mupinga, Zimbabwe, 6 Oktober 2015. Puluhan juta orang di seluruh wilayah sub-Sahara Afrika akan mengalami kelaparan karena cuaca yang tidak menentu akibat siklus El Nino mencapai puncaknya. REUTERS/Philimon Bulawayo