Dukun yang disebut Adyg Eeren (Roh Beruang) menggelar sebuah ritual malam, Kamlanie atas permintaan pelanggan di kota Kyzyl, daerah Tuva, Siberia, Rusia, 9 Oktober 2015. REUTERS

Seorang anggita dukun Adyg Eeren (Roh Beruang) menggelar sebuah ritual malam, Kamlanie atas permintaan pelanggan di kota Kyzyl, daerah Tuva, Siberia, Rusia, 9 Oktober 2015. Hingga saat ini masyarakat Tuva masih menjalani hidup sebagai bangsa nomaden. REUTERS

Vyacheslav Arapchor (kiri) seorang dukun `Roh Beruang` memprediksi nasib seorang pelanggan, di kediamannya di kota Kyzyl, daerah Tuva, Siberia, Rusia, 7 Oktober 2015. Warga Tuva memiliki dua aliran kepercayaan yang yakni Buddhisme dan Shamanisme. REUTERS

Vyacheslav Arapchor, seorang dukun anggota`Roh Beruang` melakukan sebuah ritual dalam memprediksi nasib seorang pelanggan, di kota Kyzyl, daerah Tuva, Siberia, Rusia, 7 Oktober 2015. REUTERS

Seorang dukun perempuan Saida Mongush menggunakan cakar beruang saat ia melakukan sesi medis untuk menyembuhkan seorang gadis 9 tahun Norzhunmaa, yang menderita kelengkungan tulang belakang sebagai akibat dari trauma patrimonial, di rumahnya di kota Kyzyl, daerah Tuva, Siberia, Rusia, 7 Oktober 2015. REUTERS

Anisya Mongush (kiri), seorang dukun perempuan anggota `Roh Beruang` melakukan sebuah ritual apa yang diminta oleh pelanggannya di kota Kyzyl, daerah Tuva, Siberia, Rusia, 7 Oktober 2015. REUTERS